Pelaksanaan Penilaian Harian melalui CBT
Pelaksanaan Penilaian Harian melalui CBT
Pada kegiatan pembelajaran seringkali ditemui beberapa permasalahan, salah satunya sistem yang masih konvensional. Guru sebagai kunci dalam pembelajaran, harus senantiasa mengupayakan inovasi dan meningkatan kualitas diri untuk mencapai kemajuan. Salah satu inovasi yang bisa dilakukan adalah melalui teknologi, khususnya teknologi pembelajaran. Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktik dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, serta evaluasi tentang proses dan sumber untuk belajar. Teknologi pembelajaran melingkupi dari awal kegiatan pembelajaran, hingga tahap evaluasi.
Di SMA Negeri 4 Bukittinggi masih ditemui kegiatan pembelajaran yang belum memanfaatkan teknologi secara maksimal. Salah satu contohnya adalah dalam kegiatan evaluasi. Kebanyakan guru masih menggunakan cara lama, yaitu menggunakan sistem evaluasi berbasis kertas (paper based), sehingga menyita banyak waktu guru untuk menyelesaikan administrasi ujian dan penilaian. Padahal, teknologi pembelajaran baik sebagai disiplin ilmu, program studi, maupun profesi terus mengalami perkembangan yang pesat. Penilaian manual biasanya dilakukan dengan cara memeriksa lembar jawaban soal satu persatu secara acak (random) atau berurutan (sequence), kelemahan dari proses penilaian seperti ini adalah :
- Membutuhkan waktu yang lama jika lembar jawaban soal relatif banyak
- Rentan terjadi kesalahan terhadap penilaian
- Proses analisis butir soal relatif lama untuk dilakukan
- Sulit untuk membuat soal dengan banyak paket
Erik Hadi Putra, S.Pd merupakan guru Bimbingan TIK di Sma Negeri 4 Bukittinggi. Sebagai bentuk layanan sebagai guru Bimbingan TIK terhadap guru, maka layanan yang diberikan berupa pelaksanaan penilaian harian melalui Computer Based Test (CBT) dan Android Based Test (ABT). Disinilah peran guru Bimbingan TIK guna mengarahkan dan membantu serta memfasilitasi guru menggunakan teknologi dalam pembelajaran, khususnya dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran. Kalau guru masih menggunakan cara lama, akan berdampak pada kinerja guru tersebut, karena waktu guru akan banyak habis untuk memeriksa jawaban siswa, membuat analisis, membuat beberapa paket soal dan juga pemborosan kertas.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 4 Bukittinggi Sukses Gelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) Online: Asesmen Sukarela untuk Meraih Masa Depan
Bukittinggi, 6 November 2025 - SMAN 4 Bukittinggi telah merampungkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring. Asesmen ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pend
Cek Kesehatan Menyeluruh di SMAN 4 Bukittinggi: Puskesmas Plus Mandiangin Layani Ratusan Guru dan Siswa
Bukittinggi, 10 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pendidikan, UPTD Puskesmas Plus Mandiangin telah sukses menyelenggarakan kegiatan pemeriks
Mengharumkan Nama Negara Dan Daerah, Siswa SMAN 4 Bukittinggi Siap Berlaga di Japanese Speakers' Forum 2025 di Bangkok.
The Japan Foundation bekerja sama dengan Kamenori Foundation kembali menyelenggarakan program tahunan bergengsi, Japanese Speakers' Forum (JSF) 2025, di Bangkok, Thailand, pada tanggal
SMAN 4 Bukittinggi Luncurkan Uji Coba Program
Bukittinggi, 21 Juli 2025 – SMA Negeri 4 Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam pembentukan karakter religius siswa melalui peluncuran uji coba program inovatif bernama
Widuri (Wisata Edukasi Terintegrasi)
WIDURI merupakan kegiatan kunjungan Wisata Edukasi Terintegrasi mengenal sosok salah satu pahlawan Indonesia Mantan Wakil Presiden Indonesi pertama yaitu Mohammad hatta. Agenda in
