BIMTEK SEKOLAH RAMAH ANAK (SRA)
Tema: Pengembangan Model Sekolah Ramah Anak
HARI : SENIN / 4 OKTOBER 2021
TEMPAT RUANG SERBAGUNA
NARASUMBER:
- SUMARNI, M.Pd (Kabid Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Prov Sumbar)
- YENI ASTUTI, S.KM, MM (Kabid pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak DP3AP2KB Kota BUkittinggi
- MUHARMAN IMOE (Ketua Lembaga Perlindungan Anak)

Sekolah Ramah Anak adalah satuan pendidikan formal, non formal dan informal yang mampu memberikan pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak termasuk mekanisme pengaduan untuk penanganan kasus di satuan pendidikan.
Sekolah Ramah Anak menjadi upaya penyelesaian penghapusan kekerasan berbasis sekolah. Sekolah ramah anak merupakan model sekolah yang memastikan setiap anak secara inklusif berada dalam lingkungan yang aman, nyaman secara fisik, sosial, psikis dan dapat hidup tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai fase perkembangannya serta mendapatkan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Sekolah Ramah Anak mengikutsertakan orang tua memiliki tanggung jawab bersama dengan sekolah untuk menjaga anak berproses dalam dunia pendidikan. Selain itu, menjunjung prinsip-prinsip tanpa kekerasan dan diskriminasi, mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, memperhatikan kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak serta penghargaan terhadap pendapat dan partisipasi anak.
Dalam usaha mewujudkan Sekolah Ramah Anak perlu didukung berbagai pihak antara lain keluarga, masyarakat, lingkungan dengan tahapan pembentukan yang sesuai. Tahapan pembentukan sekolah ramah anak yaitu:
- Persiapan
- Sekolah: Sosialisasi, komitmen sekolah dengan membentuk Tim SRA/SK (sekolah), Identifikasi potensi, melaporkan kepada Dinas PPPA/Dinas Pendidikan/ Kemenag
- Pemda: Membuat SK Daerah, membantu pembuatan papan nama

- Perencanaan
Menyusun rencana aksi/program tahunan; merencanakan kesinambungan kebijakan, program, dan kegiatan yang sudah ada (UKS, Adiwiyata, dll) serta program lainnya; membuat mekanisme pengaduan; pemda mengalokasikan dana untuk membatu pendampingan, pelatihan , dan monev.
- Pelaksanaan
Melaksanakan rencana aksi/program SRA Tahunan dengan mengoptimalkan semua sumber daya termasuk dari pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, alumni dll; melakukan upaya pemenuhan komponen SRA; pelatihan dan pendampingan oleh pemda
- Pemantauan, Evaluasi, dan Pelaporan
Pemda melakukan Pemantauan setiap 3 bulan; pemda melakukan evaluasi setiap tahun; laporan ke gugus tugas KLA dan KPPPA,Kemdikbud, Kemenag

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
SMAN 4 Bukittinggi Sukses Gelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) Online: Asesmen Sukarela untuk Meraih Masa Depan
Bukittinggi, 6 November 2025 - SMAN 4 Bukittinggi telah merampungkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara daring. Asesmen ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pend
Cek Kesehatan Menyeluruh di SMAN 4 Bukittinggi: Puskesmas Plus Mandiangin Layani Ratusan Guru dan Siswa
Bukittinggi, 10 Oktober 2025 — Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan di lingkungan pendidikan, UPTD Puskesmas Plus Mandiangin telah sukses menyelenggarakan kegiatan pemeriks
Mengharumkan Nama Negara Dan Daerah, Siswa SMAN 4 Bukittinggi Siap Berlaga di Japanese Speakers' Forum 2025 di Bangkok.
The Japan Foundation bekerja sama dengan Kamenori Foundation kembali menyelenggarakan program tahunan bergengsi, Japanese Speakers' Forum (JSF) 2025, di Bangkok, Thailand, pada tanggal
SMAN 4 Bukittinggi Luncurkan Uji Coba Program
Bukittinggi, 21 Juli 2025 – SMA Negeri 4 Bukittinggi kembali menunjukkan komitmennya dalam pembentukan karakter religius siswa melalui peluncuran uji coba program inovatif bernama
